PTK: PENERAPAN METODE DEMONSTRASI DALAM MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATERI THAHARAH
PENERAPAN METODE DEMONSTRASI DALAM MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATERI THAHARAH KELAS VII A
BAB 1
PENDAHULUAN
- Latar Belakang Masalah
Pendidikan merupakan wahana yang sangat penting dalam pembangunan di berbagai bidang, terutama pembangunan kemampuan manusia agar dapat menghasilkan pribadi-pribadi yang berkualitas. Pada Undang-Undang Sistem Pendidikan Nasional (Sisdiknas) No. 20 tahun 2003 pasal 1 seperti yang di kutip dalam Saputra dan Priyanto menjelaskan bahwa: “Pendidikan adalah usaha sadar dan terencana untuk mewujudkan suasana belajar dan proses pembelajaran agar siswa secara aktif mengem- bangkan potensi dirinya untuk memiliki kekuatan spiritual keagamaan, pengendalian diri, kepribadian, kecerdasan, akhlak mulia, serta keterampi- lan yang diperlukan dirinya, masyarakat, bangsa, dan Negara” . Pendidikan Agama Islam (PAI) adalah salah satu mata pelajaran yang diberikan kepada siswa mulai dari tingkat dasar sampai perguruan tinggi. Jadi pembelajaran PAI adalah proses interaktif yang berlangsung antara guru dan siswa untuk memperoleh pengetahuan dalam meyakini, membantu, menghayati dan mengamalkan agama Islam dari pelajaran PAI.
Proses Kegiatan Belajar Mengajar masih menggunakan metode dan model pembelajaran yang belum bervariasi sehingga siswa merasa bosan dan kurang tertarik dan belum termotivasi dalam pembelajaran PAI.
Dengan ini sangat berpengaruh terhadap pencapaian nilai siswa. Sehingga tidak tercapai sesuai dengan Kreteria Ketuntasan Minimal (KKM) yang ditentukan. Menurut hasil pengamatan, masih banyak siswa yang nilainya di bawah KKM yaitu 70, dari 15 siswa, ada 7 siswa tuntas dan 8 siswa tidak tuntas. Ini menunjukkan bahwa ketuntasan hasil belajar siswa secara klasikal di kelas tersebut masih belum optimal maka perlu ditingkatkan.
Ada beberapa metode yang dikenal dalam pembelajaran, misalnya yaitu metode ceramah, metode demonstrasi, metode pemberian tugas, metode eksperimen, metode tanya jawab dan sebagainya dengan memilih metode yang tepat, seorang guru selain dapat menentukan output atau hasil lulusan dari lembaga pendidikan, juga merupakan landasan keberhasilan lembaga pendidikan, dan juga pengalaman yang di senangi bagi anak didik.
Oleh karena itu, untuk dapat menciptakan suasana belajar yang kreatif dalam mata pelajaran Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti, guru dapat memilih metode demonstrasi, karena dalam pelajaran ini banyak materi yang dapat diterapkan atau di praktekkan, seperti tata cara wudlu, tayammum, dan lain- lain.
Metode demonstrasi adalah metode mengajar yang menggunakan peragaan untuk memperjelas suatu pengertian atau untuk memperlihatkan pada seluruh kelas tentang suatu proses atau suatu kaifiyah melakukan sesuatu.
Berdasarkan uraian tersebut, peneliti tertarik meneliti tentang “Penerapan Metode Demonstrasi Dalam Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Pada Materi Thaharah Kelas VII Di SMP Muhammadiyah 5 Surakarta.
Pembatasan dan Rumusan Masalah
Pembatasan masalah dalam PTK ini adalah ini kesulitan peserta didik dalam memahami materi tentang thaharah serta mempraktekkan tata cara bersuci dalam kehidupan sehari-hari.
Dari uraian tersebut, maka perumusan masalah penelitian ini adalah :
- Bagaimana peningkatan hasil belajar peserta didik kelas VII A pada materi thaharah setelah menggunakan metode demonstrasi dalam pembelajaran?
- Bagaimana pengaruh penerapan metode demonstrasi dalam mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam materi thaharah terhadap peningkatan hasil belajar peserta didik kelas VII A SMP Muhammadiyah 5 Surakarta tahun 2021/2022?
Tujuan Penelitian
Berdasarkan rumusan masalah diatas, maka tujuan penelitian kajian ini adalah, sebagai berikut:
- Untuk mengetahui peningkatan hasil belajar peserta didik kelas VII A pada materi thaharah setelah menggunakan metode demonstrasi dalam pembelajaran.
- Untuk mengetahui pengaruh penerapan metode demonstrasi dalam mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam terhadap peningkatan hasil belajar peserta didik kelas VII A SMP Muhammadiyah 5 Surakarta tahun Pelajaran 2021/2022.
Manfaat Penelitian
Manfaat Teoritis
Menambah wawasan dan memperluas ilmu pengetahuan khususnya pada penggunaan metode demonstrasi pada pembelajaran.
Manfaat Praktis
Penelitian tindakan kelas ini diharapkan bermanfaat bagi siswa, guru, dan semua pihak yang masih peduli terhadap dunia pendidikan. Manfaat tersebut dapat diuraikan sebagai berikut:
- Bagi siswa SMP Muhammadiyah 5 Surakarta
- Mencapai tingkat kompetensi siswa pada mata pelajaran PAI, khususnya pada materi thaharah (bersuci).
- Meningkatkan hasil belajar siswa, khususnya pada materi thaharah, sehingga dapat belajar dengan tuntas.
- Bagi Guru
- Adanya inovasi model pembelajaran PAI melalui penerapan demonstrasi.
- Guru akan lebih termotivasi untuk mengembangkan potensi dan kemampuan dirinya dalam menerapkan strategi-strategi pembelajaran yang lebih baik.
- Bagi pihak sekolah
- Diperoleh panduan inovatif pembelajaran Aktif dengan metode demonstrasi yang dapat dipakai untuk kelas-kelas lainya di SMP Muhammadiyah 5 Surakarta.
- Diharapkan hasil penelitian tindakan kelas ini dapat memberikan sumbangan yang baik bagi sekolah dalam rangka memperbaiki dan meningkatkan kegiatan belajar mengajar yang selanjutnya dapat meningkatkan mutu dan kualitas Sekolah.
Selengkapnya klik di sini.
0 Komentar