Cetak Pandu Mandiri dan Tangguh,  Siswa SMP Muliska Gelar Kemah di Watu Gambir

Dipublikasikan oleh Muliska official pada

KARANGANYAR – Sebanyak puluhan peserta didik kelas 7 SMP Muhammadiyah 5 Surakarta (SMP Muliska) mengikuti kegiatan bertajuk Kemah Kepanduan Hizbul Wathan (HW) Qabilah SMP Muliska tersebut dilaksanakan di Bumi Perkemahan Watu Gambir, Karanganyar, pada Kamis hingga Jumat, 8-9 Mei 2025.

Perkemahan ini diselenggarakan dengan  tujuan membentuk kader pandu yang memiliki jiwa mandiri, kreatif, dan tangguh dalam menghadapi berbagai situasi.

Selama dua hari satu malam, para siswa tidak hanya sekadar mendirikan tenda, tetapi juga mengikuti serangkaian agenda yang telah disusun secara sistematis. Kegiatan ini dipandu langsung oleh Pembina dan Pelatih Qabilah HW SMP Muliska, serta dibersamai oleh jajaran Dewan Pasukan HW SMP Muliska yang bertugas mendampingi adik-adik kelas mereka selama di lapangan.

Dalam apel pembukaan, Ramanda Adi Purwono selaku Pembina menekankan pentingnya semangat dan kesungguhan bagi setiap peserta. Ia menyatakan bahwa kegiatan ini merupakan Pendidikan luar ruangan bagi seluruh peserta.

“Perkemahan ini merupakan Kegiatan luar ruangan yang dirancang menjadi kegiatan yang menantang, menarik, dan menyenangkan bagi seluruh peserta,” tegas Ramanda Adi Purwono dalam kutipan langsungnya saat memimpin apel di hadapan para Pandu HW muda.

Lebih lanjut, Ramanda Adi menjelaskan bahwa melalui format yang menantang namun menyenangkan, siswa diharapkan tidak merasa terbebani, melainkan justru termotivasi untuk mengeluarkan potensi terbaik mereka dalam mengikuti kegiatan.

Rangkaian kegiatan pun berlangsung cukup padat. Salah satu sesi yang paling dinantikan adalah penyampaian materi kepanduan oleh tokoh nasional, Ramanda Dwi Suparwanto, yang merupakan jajaran Pimpinan Kwartir Pusat Hizbul Wathan.

Selain materi kepanduan, para peserta juga dibekali dengan pelatihan tanggap kebencanaan dan kemuhammadiyahan. Tak lupa, kegiatan seru yang ditunggu-tunggu dan dipersiapkan oleh peserta sebelumnya yaitu api unggun dan pentas seni di malam hari, di mana para siswa unjuk kreativitas.

Kegiatan ditutup pada hari Jumat dengan sesi outbound yang penuh tantangan fisik dan kerja sama tim. Melalui permainan-permainan kepanduan di alam terbuka, rasa solidaritas antar-peserta didik semakin diperkuat sebelum mereka kembali ke Kota Solo membawa pengalaman dan karakter yang lebih kuat.


Muliska official

Akun Resmi SMP Muh 5 Ska

0 Komentar

Tinggalkan Balasan

Avatar placeholder

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *